Selasa, 10 April 2012

Tentang Kurikulum

Dalam pembuatan suatu rencana umum yang berkaitan dengan bahan-bahan yang bersifat khusus tentang pelajaran yang akan disajikan untuk mengantar dan memberi pembekalan kepada santri sehingga mereka akan mendapatkan tanda bukti lulus atau sempurna sebagai santri berupa certificaat untuk memperoleh kemampuan dalam berbagai kepentingan ummat sesuai dengan petunjuk dan tuntutan Islam. Karena itu harus meliputi “intra-curriculair dan extra-curriculair”.
Yang perlu dikatahui bahwa program kurikulum yang ditetapkan dalam pesantren tersebut harus ada saling keterkaitan,disebabkan bertujuan untuk mencetak informal-leader yang dalam Al Hadits disebut”Ra’un”, dalam suatu perencanaan core-curriculum,yaitu satu kelompok mata pelajaran dijadikan sebagai pusat atau core dan akan membangun rasa ketergantungan dengan yang tersebut.-

Sebenarnya Curriculum yang berarti “Jalan”, yang penyajiannya adalah untuk mengantar bagi pembinaan yang berhujung kepentingan karier hidup,oleh karena itu dalam Pendidikan Pesantren yang berskala Internasional disamping masalah keilmuan maka diperlukan faktor-faktor lain yang dapat mendukung bagi pembangunan SDM yang utuh paripurna dan berdaya guna dalam berbagai kepentingan terkait dengan masalah keummatan yang dilandasi dengan Ad-Din Al Kholish,agar tidak mengambil selainnya apapun alasannya, karena masalah Pendidikan akan dipertanggung jawabkan dihadapan Robb. Sebagaimana dituntunkan Al Qur-an Surah Az Zumar 3, yaitu:

اَلَا لِلّٰهِ الدِّيْنُ الْخَالِصُ ۗوَالَّذِيْنَ اتَّخَذُوْا مِنْ دُوْنِهٖٓ اَوْلِيَاۤءَۘ مَا نَعْبُدُهُمْ اِلَّا لِيُقَرِّبُوْنَآ اِلَى اللّٰهِ زُلْفٰىۗ اِنَّ اللّٰهَ يَحْكُمُ بَيْنَهُمْ فِيْ مَا هُمْ فِيْهِ يَخْتَلِفُوْنَ ەۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يَهْدِيْ مَنْ هُوَ كٰذِبٌ كَفَّارٌ

                      “Ketahuilah! Kepunyaan Allah adalah Ad-Din yang suci-bersih, dan orang-orang yang mengambil dari selainnya sebagai pelindung sambil berkata:”Tiadalah kami mengabdi kepada mereka melainkan untuk akan mendekatkan kami kepada Allah secara sangat dekat”. Sesungguhnya Allah akan menghukumkan diantara mereka tentang apa yang mereka perselisihkan. Sesungguhnya Allah tidak akan memimpin siapapun yang dia sebagai pendusta,ingkar”.-  
Ayat tersebut diambil bagian sudut diantara jurusannya, adalah masalah program pendidikan, karena Allah telah memberikan petunjukNya, antara lain:
  1. Dalam Surah An Nisa 9,yaitu: 
وَلْيَخْشَ الَّذِيْنَ لَوْ تَرَكُوْا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعٰفًا خَافُوْا عَلَيْهِمْۖ فَلْيَتَّقُوا اللّٰهَ وَلْيَقُوْلُوْا قَوْلًا سَدِيْدًا
“Dan hendaklah khawatir orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan dibelakang mereka  generasi yang lemah. Mereka takut atas (generasi) mereka, maka hendaklah bertaqwa kepada Allah dan berbicaralah dengan pembicaraan yang benar”.-

  1. Dalam Surah Maryam 5-6,nabi Zakaria menyampaikan keprihatinannya terhadap generasi dan pernyataannya diterangkan dalam ayait tersebut,yaitu:

وَاِنِّيْ خِفْتُ الْمَوَالِيَ مِنْ وَّرَاۤءِيْ وَكَانَتِ امْرَاَتِيْ عَاقِرًا فَهَبْ لِيْ مِنْ لَّدُنْكَ وَلِيًّا ۙ

يَّرِثُنِيْ وَيَرِثُ مِنْ اٰلِ يَعْقُوْبَ وَاجْعَلْهُ رَبِّ رَضِيًّا 

“Dan sesungguhnya aku khawatir keluargaku dibelakangku, dan istriku adalah mandul, maka berilah kepadaku dari sisiMu seorang pengurus”;”Yang akan mewarisiku dan bisa mewarisi keluarga Ya’qub, dan jadikanlah dia ya Robb, seorang yang diredloi”.-

Dengan demikian maka berarti betapa penting tentang keberadaan kurikulum yang rapi baik dan benar, sehingga dengan itu akan berarti telah mempersiapkan metode pendidikan secara memadai.-

0 komentar:

Posting Komentar